Fateful Encounter

5cm lagi

Tentang takdir, semesta seringkali berkonspirasi untuk mewujudkan beragam kejadian yang berada di luar umumnya ekspektasi; lebih-lebih, terkadang terkesan hanya berupa ilusi. Contohnya salah satu konspirasi terbaik yang pernah mereka ciptakan: mempertemukan kita.

Seperti segalanya; bagiku, perjumpaan kita yang hanya ada beberapa sangat berharga, sampai-sampai aku hafal setiap kata yang kamu ucapkan–bahkan aku ingat berbagai detil-detil kecil lain: judul buku yang kamu baca ketika menunggu, posisi ayunan tempat kita bertemu, sampai pakaian yang membuatmu terlihat sempurna karena warnanya biru. Aku hafal secara fotografis tentang semua itu.

Terkenalkannya aku dan kamu pastilah bukan sekedar kebetulan, ini adalah takdir yang telah ditetapkan sejak sebelum segalanya diciptakan.

Karena besarnya ruang yang memisahkan, serta kentalnya kadar rindu yang membuat resahnya perasaan; sua kita adalah kumpulan kenangan indah untuk diceritakan kemudian: saat aku dan kamu sudah tak lagi terikat oleh janji suci yang tidak akan pernah kita hancurkan.

Tetapi, sampai kapan kita mampu bertahan?

Aku baru menyadari aku bawel dan diktatoris, namun hal itu tersembunyikan seutuhnya. Kau tau? Aku berusaha keras untuk menutupi sifatku itu. Berbeda denganku, kamu pendiam dan penurut–selalu mengerjakan dengan baik dan ikhlas apa yang orang lain percayakan padamu. Pada dasarnya, kita sangat berbeda. Kemiripan kamu dan aku hanya satu: tidak pernah mengungkapkan saat kita masing-masing terperangkap dalam haru.

Itu tandanya kita akan saling melengkapi, bukan?

Lagi, aku bukanlah orang yang dapat dengan santai terbenam dalam ketertinggalan–apalagi saat ini, saat aku berada di belakang saingan: kamu. Aku selalu ingin mendahuluimu dalam kehidupan, baik perlombaan maupun bukan. Tetapi, selama ini, boro-boro menyusulmu, aku tidak pernah sedikitpun berlari lebih cepat darimu.

Aku ingin seiring, dan bukan digiring, apalagi ditinggalkan.

Mungkin di dunia ini, dari sekian banyak orang yang mengenalmu, aku adalah orang yang paling tidak mau tertinggal dari dirimu. Sampai kapanpun.


Ilustrasi: 5cm per second (lagi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s