Koleksi Bintang

Starry

Bintang bukanlah matahari yang paling bersinar di seluruh tata surya. Bintang juga bukanlah komet yang pesat bertenaga mengarungi angkasa. Terlebih, bintang bukanlah bulan yang berjanji menemani bumi setiap malam menerangi antariksa.

Bintang, bahkan, seringkali meninggalkan malam, absen membersamai bulan tanpa alasan.

Bagiku, bintang tidak menarik. Datar seperti grafik linier kehidupan yang menampik.

Aku selalu ingin tahu mengapa kau begitu mengagumi bintang. Kau selalu hanya menceritakannya dalam diam. Kau harus tahu, porsi itu (mungkin) cukup bagimu, tapi tidak bagiku. Terlebih, aku bukanlah pencari informasi yang baik. Kau juga bukanlah orang yang terbuka. Kita (dan kisah kita) tidak seperti (kisah) kebanyakan orang, bukan?

Kita dipertemukan kembali oleh konspirasi waktu. Kau datang diiringi diam yang selalu menjadi fragmen penting dirimu. Aku menyapamu dengan wajah tersipu. Segalanya tak berubah sejak pertama kali kita bertemu. Di salah satu perjumpaan kita yang hanya sedikit, sekali-sekali, dan sebentar saja itu; kau membisikkan kepadaku sejuta alasan betapa istimewanya koleksi milikmu.

Dan sekarang, aku mengerti, mengapa bintang-bintang itu sangat berharga.

Semenjak kau mengajariku keistimewaan bintang, kita mulai mengumpulkannya bersama. Kau dengan caramu; sedang aku dengan caraku. Kau dan aku tidak pernah sekalipun tahu; sampai sejauh mana (dan sampai kapan) koleksi bintang kita berdua mampu mengalahkan ketidakjelasan semu.

Bintang-bintang itu kusimpan di tempat yang tak seorang pun tahu.

Akan kuceritakan sedikit tentang kisahku: bintang-bintang itu sangat sulit diperoleh meski sudah kuluangkan banyak waktu. Ini bukanlah tugas yang mudah bagiku. Seperti mengusahakan rare item dalam game RPG favoritku. Aku berusaha setiap hari untuk mengumpulkan kepingan bintang itu satu demi satu.

Bagaimana denganmu?

Detik demi detik, wadah itu sedikit demi sedikit bersinar; terisi oleh bintang-bintang yang kukumpulkan. Walau kekuatan cahaya gabungan bintang yang kumiliki tidak sekuat cahaya matahari; pancarannya selalu sukses membuatku bahagia.

Ada beribu alasan mengapa aku (dan mungkin kita) tidak dapat memperlihatkan bintang-bintang itu satu sama lain sampai waktu yang dinanti. Aku (dan kau) sepakat untuk membukanya bersama: di suatu tempat, di suatu waktu, di suatu penepatan janji, dan di suatu luapan manifestasi rasa rindu.

Advertisements

One thought on “Koleksi Bintang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s